Pendidik MA Riyadlotut Thalabah Ikuti IHT Implementasi Kurikulum Berbasis Cinta

Sedan – Pendidik di lingkungan MA Riyadlotut Thalabah Sedan mengikuti kegiatan In House Training (IHT) Implementasi Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) melalui pembelajaran mendalam pada Selasa (6/1). Kegiatan ini dilaksanakan di Ruang Guru MA Riyadlotut Thalabah dan diikuti oleh seluruh guru sebagai bagian dari penguatan kompetensi profesional pendidik.
IHT tersebut dihadiri oleh Kasi Pendidikan Madrasah Kantor Kementerian Agama Kabupaten Rembang, H. Sumardi, S.Pd., M.Pd., serta Pengawas Madrasah, Hj. Fitri Dwi Hariyanti, S.Pd. Kehadiran kedua narasumber ini menjadi penguat pelaksanaan program peningkatan mutu pembelajaran yang sejalan dengan kebijakan Kementerian Agama.
Tujuan pelaksanaan IHT ini adalah untuk meningkatkan kompetensi guru dalam merancang dan melaksanakan pembelajaran yang bermakna, berpusat pada peserta didik, serta kontekstual sesuai Kurikulum Merdeka dengan fokus Kurikulum Berbasis Cinta. Pembelajaran diharapkan mampu mengembangkan kemampuan berpikir kritis, kolaborasi, kreativitas, serta pemanfaatan teknologi sehingga peserta didik lebih aktif dan siap menghadapi tantangan masa depan.
Kepala MA Riyadlotut Thalabah, Drs. H. Anshori, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan IHT ini diharapkan dapat memotivasi para guru untuk menciptakan pembelajaran yang lebih bermakna dan selaras dengan nilai-nilai Kurikulum Berbasis Cinta.
“Tentu saja harapannya, setelah materi ini akan banyak praktik pembelajaran yang bisa langsung diterapkan, sehingga kita semua dapat memanfaatkan kegiatan ini secara maksimal,” ungkapnya.
Ia juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada bidang kurikulum yang telah menyelenggarakan IHT ini sesuai dengan program pemerintah, serta menghadirkan narasumber dari Kantor Kementerian Agama Kabupaten Rembang. Menurutnya, Kurikulum Berbasis Cinta menjadi ikhtiar bersama agar peserta didik mampu mewujudkan karakter dan kompetensi yang diharapkan.
Sementara itu, H. Sumardi, S.Pd., M.Pd., dalam sambutannya menyampaikan bahwa IHT merupakan instrumen penting dalam pengembangan kualitas pendidikan di setiap satuan pendidikan. Ia juga mengapresiasi MA Riyadlotut Thalabah yang dinilainya menjadi salah satu barometer madrasah di Kabupaten Rembang karena telah menorehkan prestasi hingga tingkat nasional.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada jajaran MA Riyadlotut Thalabah atas undangan dalam pelaksanaan IHT ini, serta kepada bapak dan ibu guru yang dengan sabar mendidik para murid. Semoga kesabaran dan semangat bapak ibu mendapat perhatian pemerintah, khususnya dalam aspek kesejahteraan,” jelasnya.
Ia turut memberikan apresiasi atas kinerja para guru yang telah mendidik peserta didik dengan baik, sehingga mampu mengharumkan nama madrasah dan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Rembang di tingkat nasional. Acara IHT secara resmi dibuka oleh H. Sumardi dengan ucapan Bismillahirrahmanirrahim, dengan harapan kegiatan dapat berjalan lancar dan memberikan manfaat luas.
Usai pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan pemaparan Kebijakan KMA oleh Kasi Pendidikan Madrasah Kantor Kementerian Agama Kabupaten Rembang, kemudian dilanjutkan dengan materi Implementasi Kurikulum Berbasis Cinta yang disampaikan oleh Hj. Fitri Dwi Hariyanti, S.Pd. sebagai Pengawas Madrasah.
Melalui kegiatan IHT ini, MA Riyadlotut Thalabah berharap para pendidik semakin siap mengimplementasikan Kurikulum Berbasis Cinta secara nyata dalam proses pembelajaran, demi terwujudnya pendidikan madrasah yang unggul, berkarakter, dan berdaya saing. (NL)