
Sedan – MA Riyadlotut Thalabah kembali menggelar kegiatan Gebyar Ramadhan yang mencapai puncaknya pada Ahad, 8 Maret 2026 di Gedung Al Munawwir IVF. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh civitas akademika madrasah serta menghadirkan tokoh agama KH. M. Abdul Rouf dari Sidorejo untuk menyampaikan mauidhoh hasanah.
Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, pelaksanaan Gebyar Ramadhan tahun ini dilaksanakan lebih awal. Hal tersebut disesuaikan dengan kondisi akademik madrasah, khususnya karena peserta didik kelas XII sedang melaksanakan Ujian Madrasah.
Penanggung jawab program, Umi Jamilah, menjelaskan bahwa terdapat beberapa perubahan dalam penyelenggaraan Gebyar Ramadhan tahun ini.
“Alhamdulillah Gebyar Ramadhan tahun ini dapat dilaksanakan kembali. Kegiatan ini juga mengundang adik-adik yatim dan piatu dari lembaga RA, MI, dan MTs. Selain itu, untuk mauidhoh hasanah kita menghadirkan penceramah dari kalangan sendiri, yaitu KH. M. Abdul Rouf,” tuturnya.
Ia juga menambahkan bahwa kegiatan tahun ini diikuti oleh peserta didik kelas X dan XI, karena peserta didik kelas XII tidak dapat berpartisipasi secara penuh akibat jadwal ujian.
Sebelum acara santunan dimulai, rangkaian kegiatan diawali dengan Tahtimul Al-Qur’an yang diwakili oleh peserta didik dari berbagai jenjang. Mereka merupakan peserta program kelas tahfidz yang diberikan ruang khusus oleh madrasah untuk mengembangkan dan memperdalam hafalan Al-Qur’an.
Selanjutnya, kegiatan dilanjutkan dengan Launching Majalah Digital “Al-Hasanah”, yang merupakan kumpulan karya tulis peserta didik selama satu tahun. Majalah tersebut diterbitkan dalam format digital agar dapat diakses lebih luas.
Dalam kesempatan tersebut, Safira Amalia dan Nabil dari kelas Riset mewakili tim untuk mempresentasikan majalah tersebut di hadapan warga madrasah. Mereka menjelaskan latar belakang serta tujuan penyusunan majalah digital sebagai wadah pengembangan literasi bagi peserta didik.
Kepala MA Riyadlotut Thalabah, Drs. Anshori, M.Si., menyampaikan apresiasinya terhadap integrasi berbagai kegiatan positif dalam momen Gebyar Ramadhan tahun ini.
“Alhamdulillah kelas riset X.2 dan X.3 di bawah bimbingan bapak dan ibu guru telah berhasil menyusun majalah digital. Majalah ini menjadi jawaban atas tuntutan zaman terkait kebutuhan literasi di madrasah, terutama di era digital yang memungkinkan ide dan gagasan dapat diakses kapan pun dan di mana pun,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa majalah digital Al-Hasanah diharapkan dapat menjadi media bagi peserta didik untuk menyalurkan ide, gagasan, serta karya tulis baik ilmiah maupun nonilmiah.
Madrasah juga menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada peserta didik kelas riset serta para pembimbing yang telah mendampingi proses penyusunan majalah tersebut.
“Saya sampaikan terima kasih kepada ibu pembimbing yang telah memberikan bimbingan dan pendampingan kepada peserta didik. Ke depan, di kelas XI akan diterbitkan antologi karya, dan di kelas XII akan terbit penelitian karya ilmiah,” tandasnya.
Setelah rangkaian acara tersebut, kegiatan dilanjutkan dengan mauidhoh hasanah yang disampaikan oleh KH. M. Abdul Rouf. Dalam ceramahnya, beliau menyampaikan bahwa kehidupan manusia dalam beribadah dapat dianalogikan seperti peserta didik di sekolah.
“Peserta didik itu bermacam-macam. Ada yang berprestasi, ada yang biasa saja, dan ada juga yang ceroboh. Namun insyaallah di Riyadlotut Thalabah tidak ada yang seperti itu. Semoga semua yang hadir ini merupakan orang-orang yang berprestasi,” tuturnya.
Beliau juga menjelaskan bahwa dalam Al-Qur’an manusia digolongkan menjadi beberapa kategori, di antaranya fastabiqul khairat, muqtashid, dan dzolimun linafsihi. Setiap golongan memiliki ciri dan contoh masing-masing dalam kehidupan.
Melalui kegiatan Gebyar Ramadhan ini, pihak madrasah berharap peserta didik dapat menjadi pribadi yang berprestasi, berakhlak baik, serta mampu mengembangkan potensi diri melalui berbagai program positif yang diselenggarakan oleh madrasah. (NL)










