
Sedan – Tim Calable dari MA Riyadlotut Thalabah berhasil menorehkan prestasi membanggakan dengan meraih Juara 1 sekaligus penghargaan Best Speaker dalam ajang Paper–Poster Competition SRE UI GREEN 2026 yang diselenggarakan oleh Society of Renewable Energy Universitas Indonesia pada Sabtu (14/3). Prestasi ini menjadi bukti bahwa inovasi yang dikembangkan oleh generasi muda mampu memberikan kontribusi nyata dalam pengembangan teknologi energi berkelanjutan di Indonesia.
Kompetisi SRE UI GREEN 2026 merupakan program edukasi sekaligus ajang kompetisi yang bertujuan mendorong lahirnya gagasan inovatif di bidang energi terbarukan dari kalangan pelajar. Kegiatan ini melalui beberapa tahapan seleksi, mulai dari registrasi, pengumpulan karya ilmiah (full paper), penilaian oleh dewan juri, hingga presentasi final dalam bentuk pitching dan poster ilmiah yang dilaksanakan secara langsung di Universitas Indonesia.
Pada kompetisi tersebut, tim Calable mengangkat inovasi berjudul “Calable: Smart EV Battery dari Limbah Rotan untuk Keberlanjutan Lingkungan.” Inovasi ini berangkat dari meningkatnya kebutuhan teknologi baterai yang lebih ramah lingkungan seiring percepatan transisi menuju kendaraan listrik dan energi bersih di tingkat global. Selama ini, produksi baterai kendaraan listrik masih sangat bergantung pada material tambang seperti nikel yang memiliki dampak lingkungan cukup besar. Oleh karena itu, diperlukan alternatif material yang lebih berkelanjutan dan berbasis sumber daya terbarukan.
Melalui penelitian tersebut, tim Calable mengusulkan pemanfaatan limbah rotan sebagai bahan baku karbon aktif untuk anoda baterai kendaraan listrik. Indonesia yang merupakan salah satu produsen rotan terbesar di dunia memiliki potensi limbah biomassa yang melimpah. Limbah rotan ini diolah melalui proses pirolisis dan aktivasi kimia sehingga menghasilkan karbon aktif dengan struktur mikropori yang mampu meningkatkan konduktivitas serta kapasitas penyimpanan energi baterai.
Berdasarkan kajian yang dilakukan, material tersebut berpotensi memiliki kapasitas spesifik hingga 629,3 mAh/g, yang bahkan dapat melampaui beberapa material baterai konvensional yang digunakan saat ini. Selain memiliki performa yang tinggi, inovasi ini juga menawarkan manfaat ekonomi karena mampu menekan biaya bahan baku baterai hingga 60–70 persen lebih rendah dibandingkan material berbasis tambang. Pendekatan ini sekaligus mendukung konsep ekonomi sirkular serta pengembangan industri hijau di Indonesia.
Keberhasilan meraih Juara 1 sekaligus Best Speaker menunjukkan bahwa gagasan yang dikembangkan tidak hanya kuat secara ilmiah, tetapi juga mampu disampaikan secara efektif di hadapan dewan juri. Melalui inovasi ini, tim Calable berharap penelitian berbasis biomassa dapat terus dikembangkan dan menjadi salah satu alternatif dalam pengembangan teknologi baterai ramah lingkungan di masa depan.
Tim Calable terdiri dari M. Azka Mubarok, Aisya Taimuria L., dan Fajria Aldillah, dengan bimbingan Husna Mardliyah, S.Si., M.Si.
Sementara itu, Kepala MA Riyadlotut Thalabah turut menyampaikan apresiasi atas prestasi yang diraih oleh para peserta didik tersebut.
“Kalian memang anak-anak yang hebat dan luar biasa. Apa yang kalian perjuangkan untuk berkompetisi di tingkat nasional pada event SRE UI GREEN tahun 2026 ini benar-benar membanggakan. Semoga dengan capaian Juara 1 sekaligus gelar presentasi terbaik ini kalian akan terus termotivasi untuk melakukan penelitian lanjutan terkait sumber energi terbarukan,” ungkapnya.
Prestasi ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi peserta didik lainnya untuk terus berinovasi dan berkontribusi dalam pengembangan ilmu pengetahuan, khususnya dalam bidang energi terbarukan yang berkelanjutan. (HM/NL)



