
Sedan – Suasana penuh kebahagiaan dan haru tampak menyelimuti Gedung Al Munawwir IVF saat keluarga besar MA Riyadlotut Thalabah Sedan menggelar Wisuda XXII bagi murid kelas XII, sebagai penanda kelulusan dan puncak perjalanan pendidikan selama kurang lebih tiga tahun di madrasah tersebut.
Kegiatan tahunan ini dihadiri oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Rembang, H. Moh. Muhson, S.Ag., M.Pd.I., Kasi Pendidikan Madrasah (Pendma) Kabupaten Rembang Sumardi, jajaran pengurus, pembina, pengawas harian, pelaksana harian, kepala lembaga di lingkungan Yayasan Riyadlotut Thalabah Sedan, kepala SMP/MTs, orang tua/wali murid, serta tamu undangan lainnya.
Dalam kesempatan tersebut, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Rembang berkenan memberikan pembinaan kepada para wisudawan dan tamu yang hadir. Dalam sambutannya, ia menyampaikan apresiasi atas berbagai capaian yang telah diraih MA Riyadlotut Thalabah Sedan hingga menjadi salah satu madrasah unggulan di Kabupaten Rembang.
“MA Riyadlotut Thalabah termasuk madrasah yang ngraeni atau membawa nama baik Kabupaten Rembang, baik di tingkat provinsi maupun nasional,” ungkap Muhson di hadapan peserta wisuda.
Sebagai bentuk motivasi kepada para wisudawan, Muhson membagikan kisah inspiratif dua tokoh nasional yang memiliki latar belakang pendidikan madrasah, yakni Mohammad Mahfud MD dan Jimly Asshiddiqie. Menurutnya, semangat perjuangan dan konsistensi kedua tokoh tersebut dapat menjadi teladan bagi generasi muda madrasah dalam menapaki masa depan.
Ia menegaskan bahwa madrasah merupakan lembaga pendidikan yang mampu mencetak generasi unggul dan berdaya saing. Oleh karena itu, para peserta didik diharapkan memiliki rasa bangga terhadap identitas kemadrasahan yang mereka miliki.
“Anak-anakku, dua tokoh ini saya sampaikan agar menjadi inspirasi bagi kalian. Madrasah adalah tempat pendidikan yang luar biasa. Kita harus bangga dan bahagia karena pernah mengenyam pendidikan di madrasah,” jelasnya.
Muhson juga mengapresiasi konsistensi MA Riyadlotut Thalabah Sedan dalam mencatat berbagai prestasi di tingkat kabupaten, provinsi, hingga nasional. Salah satu capaian yang disorot adalah keberhasilan madrasah mewakili Kabupaten Rembang dalam ajang riset madrasah yang sebelumnya bernama Madrasah Young Researchers Supercamp (MYRES), kini dikenal sebagai Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI).
Lebih lanjut, ia mengajak seluruh wisudawan untuk memiliki keyakinan dan optimisme dalam meraih kesuksesan melalui proses yang sungguh-sungguh.
“Hari ini, semua yang ada di MA Riyadlotut Thalabah harus yakin bahwa kalian sedang berproses menuju kesuksesan seperti dua tokoh tersebut. Jalani setiap tahapan dengan sungguh-sungguh dan jadilah versi terbaik dari diri kalian,” pesannya.
Menutup sambutannya, Muhson menyampaikan ucapan selamat kepada para murid dan wali murid atas capaian yang telah diraih. Ia berharap lulusan MA Riyadlotut Thalabah mampu melanjutkan perjuangan pendidikan dan mewujudkan cita-cita di masa mendatang.
“Selamat kepada anak-anakku dan seluruh wali murid. Ini adalah capaian yang luar biasa. Masih ada harapan besar yang harus diwujudkan setelah pendidikan di madrasah ini. Kita harus percaya diri bahwa madrasah adalah jalan menuju kesuksesan bersama,” pungkasnya.





